Pengenalan Arduino

Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel.

Mikrokontroler itu sendiri adalah chip atau IC (integrated circuit) yang bisa diprogram menggunakan komputer. Tujuan menanamkan program pada mikrokontroler adalah agar rangkaian elektronik dapat membaca input, memproses input tersebut dan kemudian menghasilkan output sesuai yang diinginkan. Jadi mikrokontroler bertugas sebagai ‘otak’ yang mengendalikan input, proses dan output sebuah rangkaian elektronik.

Mikrokontroler ada pada perangkat elektronik di sekeliling kita. Misalnya handphone, MP3 player, DVD, televisi, AC, dll. Mikrokontroler juga dipakai untuk keperluan mengendalikan robot. Baik robot mainan, maupun robot industri.

Jenis - jenis Arduino, antara lain :

  1. Arduino Uno
  2. Arduino Duemilanove
  3. Arduno Leonardo
  4. Arduino Mega2560
  5. Arduino Intel Galile
  6. Arduino Pro Micro AT
  7. Arduino Nano R3
  8. Arduino mini Atmega
  9. Arduino Mega ADK
  10. Arduino Esplora

Dalam tutorial tentang Home Automation, Arduino yang kita gunakan adalah Arduino Mega 2560..

Arduino Mega 2560 adalah papan mikrokontroler ATmega2560 berdasarkan (datasheet) memiliki 54 digital pin input / output (dimana 15 dapat digunakan sebagai output PWM), 16 analog input, 4 UART (hardware port serial), osilator kristal 16 MHz, koneksi USB, jack listrik, header ICSP, dan tombol reset. Ini berisi semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler,hanya menghubungkannya ke komputer dengan kabel USB atau power dengan adaptor AC-DC atau baterai. Arduino Mega kompatibel dengan sebagian besarshield,dirancang untuk Arduino Duemilanove atau Diecimila. 

Mega 2560 adalah update dari  Arduino Mega .

Arduino Mega2560 berbeda dari semua board  sebelumnya ,
tidak menggunakan chip driver FTDI USB-to-serial. Sebaliknya, fitur ATmega16U2 (ATmega8U2 dalam revisi 1 dan revisi 2 papan) diprogram sebagai konverter USB-to-serial. 
Revisi 2 dewan Mega2560 memiliki resistor menarik garis 8U2 HWB ke tanah, sehingga lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam mode DFU. 
Revisi 3 dari dewan memiliki fitur-fitur baru berikut: 
- 1,0 pinout: menambahkan SDA dan pin SCL yang dekat dengan pin AREF dan dua pin baru lainnya ditempatkan dekat dengan pin RESET, yang IOREF yang memungkinkan perisai untuk beradaptasi dengan tegangan yang tersedia dari papan. Di masa depan, perisai akan kompatibel baik dengan dewan yang menggunakan AVR yang beroperasi dengan 5V dan dengan Arduino Due yang beroperasi dengan 3.3V. Yang kedua adalah pin tidak terhubung, yang disediakan untuk tujuan masa depan. 
-Stronger RESET sirkuit. 
-Atmega 16U2 menggantikan 8U2.

 




Thursday, 17 Sep 2015 11:35 AM Me Gandi
Sign In
Sign In to Your Account :)
Sign In or Sign Up
 
Follow Us on Twitter
Find Us on Facebook